Pengantar Terakhir Burung Layang-layang


Dari lintang kabel—

garis paranada itu,

seayunan sayap burung layang-layang

telah digenggam angin.

 

Pesawat kertas lepas

dari tangan masa kecil,

derit papan ayun di taman bermain

tinggal sepoi napas irama.

 

Di jendela masa tuamu

memori menerbangkan

sekawan burung layang-layang

pada biola tengah dibelai

 

tangan-busur yang lirih

mengiring rinai senar gitar

dipetik bagai kereta pengantar terakhir

dari pelantun yang getir

 

mengalunkan rindu

bagimu tak lain hanya

bayang-bayang sayap di lantai cahaya

panggung ingatan itu.

 

Sejenak tersadar

kedua telapak tangan

tersingkap di wajah—kau telah abadi

disembunyikan waktu.

 

2017

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s